Juni 2008, tepatnya empat bulan setelah hari jadian itu, Dede lulus. Perasaan senang dan sedih berkecamuk di pikirannya. Ia senang mendapat nilai yang memuaskan, tetapi Ia juga sedih harus berpisah dengan Dewi.
“Selamat ya, Kak. Prestasimu mengagumkan.” Ujar Dewi.